Monday, February 26, 2018

S&P menantikan The Fed


S&P 500 yang merupakan salah satu indikator pasar saham di US dalam beberapa hari belakangan memperlihatkan perbaikan harga setelah sempat mengalami koreksi yang cukup dalam selama beberapa hari. Kemerosotan harga saham di US yang menjadi indikator utama pasar keuangan di dunia sempat membuat kepanikan di kalangan investor global, banyak dari mereka yang menarik dananya dari pasar. Akibatnya jatuhnya harga S&P 500 banyak bursa regional (termasuk di bursa efek Indonesia) juga mengalami aksi jual yang cukup signifikan.

Hari ini banyak investor menantikan pidato dari ketua The Fed yang baru Jerome H. Powell. Pada pidato di acara pengukuhannya sebagai ketua The Fed yang baru pada hari Selasa (6/2/2018) yang lalu, Powell memberikan tanggapan positip tentang perekonomian US saat ini, " Saat ini tingkat pengangguran rendah, ekonomi bertumbuh, dan inflasi rendah" ujarnya (Kompas 6/2/2018). Masalahnya pada saat Powell dilantik dan membacakan pidatonya, S&P 500 justru anjlok sampai sekitar 6% an.

Mengacu pada pidato Powell yang menyatakan rendahnya pengganguran yang berarti daya beli masyarakat semakin kuat karena jumlah uang beredar semakin besar di pasar, bisa diprediksi bahwa The Fed akan fokus pada upaya peningkatan suku bunga. Dengan tujuan untuk mengendalikan pergerakan inflasi ke depannya.

Powell diharapkan akan memberikan pidatonya di hari Selasa dan Kamis, minggu ini. Pidato ini akan sangat penting bagi para investor karena akan menentukan kemana arah pasar keuangan di US pada era Powell. Sekali lagi dampak yang akan terjadi di pasar saham US juga akan berimbas pada pasar saham di  negara-negara yang lain.

Bila dilihat dari technical analysis nya, S&P 500 masih memperlihatkan kemungkinan untuk membaik. Bila pidato Powell ditanggapi positip oleh para investor, maka S&P 500 bisa "terbang" kembali menembus R1 nya di 2747.00 bahkan bisa mencapai R2 nya di 2800.00, kalau R2 ditembus dengan volume besar maka target berikut adalah R3 di 2866.23

Tapi bila respon investor kurang mendukung, maka S1 ada di 2699.00 dan S2 berkisar di angka 2659.23

Mari kita dengarkan baik-baik pidatonya Powell. (IHW)

No comments:

Post a Comment