Thursday, February 15, 2018
BBRI masih dibawah harga intrinsik nya
Angin segar kelihatannya masih akan menerpa Bursa Efek Indonesia di awal tahun 2018 ini, hal ini dikarenakan banyak investor melihat pertumbuhan ekonomi dalam negeri cukup stabil, dunia bisnis pun memperlihatkan banyak perbaikan. Banyak perusahaan-perusahaan yang listing di BEI memperlihatkan kinerja yang cukup baik sehingga mampu membukukan hasil yang diharapkan oleh para investor.
Saham-saham dari sektor perbankan masih menarik untuk dikoleksi, pertumbuhan ekonomi akan berdampak pada pertumbuhan laba dari emiten-emiten di sektor perbankan, mengingat bahwa pendapatan utama dari sektor perbankan adalah dari suku bunga baik suku bunga simpanan maupun suku bunga pinjaman. Dengan banyaknya proyek-proyek yang dianggarkan dengan sendirinya akan meningkatkan pertumbuhan pendapatan bunga dari sektor perbankan melalui kredit yang disalurkan.
Beberapa bank milik pemerintah masih cukup menarik untuk dikoleksi, salah satunya adalah Bank Rakyat Indonesia (BBRI).
Secara teknikal emiten yang satu ini masih memperlihatkan kecenderungan bullish nya bila dilihat dari chart di atas, meskipun sempat terkoreksi selama beberapa hari belakangan namun momentum untuk naik masih terlihat cukup besar.
Berdasarkan valuasi fundamental harga intrinsik saham BBRI masih undervalued, harga intrinsik saham tersebut adalah di Rp 3,850 sedangkan harga penutupan kemarin ada di harga Rp 3,840. Target price 1 = Rp 3,850 sedang target price 2 = Rp 4,700.
Bagi yang sudah beli BBRI bisa di hold, sedang yang baru mau beli bisa tunggu setelah koreksi selesai dan terjadi swing ke atas lagi. Melihat fundamental dan prospek bisnis nya BBRI bisa disimpan untuk jangka menengah dan panjang. (IHW)
Labels:
Local Stocks
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment