Tuesday, January 16, 2018
Harga emas melonjak akibat melemahnya USD
Harga emas melonjak sebagai akibat dari melemahnya nilai tukar USD terhadap mata uang lain hingga mencapai terendahnya dalam 3 tahun terakhir. Hal ini dikarenakan emas adalah asset alternative dari memegang uang kas.
USD semakin melemah beberapa hari belakangan ini karen banyak investor berassumsi bahwa Bank of Japan (bank sentral Jepang) dan ECB (bank sentral Eropa) akan menahan percepatan ekonomi mereka.
Sebagai tandingan dari tindakan Jepang dan Uni Eropa, banyak investor juga berekspetasi bahwa The Fed (sentral bank Amerika) akan menaikkan tingkat suku bunga nya di sekitar bulan Maret 2018 yang akan datang. Diharap dengan menaikkan suku bunga, The Fed dapat menahan kemerosotan nilai tukar USD. Karena uang segar akan kembali mengalir ke US karena memberikan penawaran tingkat imbal hasil investasi yang lebih menarik.
Bila dilihat dari sudut teknikal analisis, MACD memperlihatkan emas sedang dalam posisi "bullish", demikian pula dengan Stochastic, meskipun anda harus berhati2x karena berdasarkan indikator ke 2 ini harga emas sudah berada dalam area "overbought" sehingga ada kemungkinan akan terjadi koreksi minor dalam beberapa hari ke depan.
Target harga berikut adalah 1360, bila jatuh ke harga 1316 harga bisa turun ke 1300. (IHW)
Labels:
Gold
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Blog Archive
-
▼
2018
(23)
-
▼
January
(13)
- Akibat Apple memangkas produksi IPhone X
- ASII mulai bergerak naik
- Contract for Difference
- Harga saham TINS terkerek naik
- Harga emas melonjak akibat melemahnya USD
- Selasar tower II BEI roboh
- Bagaimana nasibmu MAPI?
- JKSE semakin joss!
- Ethereum terus melaju naik
- USD/JPY masih konsolidasi
- Pasar Asia
- Oil masih menarik
- Apakah Cryptocurrency itu?
-
▼
January
(13)

No comments:
Post a Comment